oleh

Suhajar Diantoro Putra Asli Kepri Dilantik Mendagri Menjadi Plt. Sekjen Kemendagri

KabarKepri.com – Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menunjuk Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Suhajar menggantikan sementara posisi Muhammad Hudori yang meninggal dunia pada Minggu (24/10) kemarin.

Suhajar Diantoro adalah putera asli Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam karir birokratnya, Suhajar pernah menjabat sebagai Sekdaprov Kepri pada 2011-2013 pada masa kepemimpinan almarhum Muhammad Sani sebagai Gubernur Kepri.

Saat menyerahkan Surat Keputusan (SK), Tito Karnavian, mengungkapkan alasannya memilih Suhajar sebagai Plt. Sekjen Kemendagri dikarenakan yang bersangkutan memiliki banyak pengalaman.

Salah satunya pernah menjadi Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), termasuk Penjabat Gubernur Kepulauan Riau.

Kemudian, pernah ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil).

“Saat menjabat posisi tersebut, berbagai pekerjaan seperti menyangkut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Instruksi Mendagri soal PPKM, dan lainnya turut dikerjakan Suhajar,” kata Tito, Selasa (26/10).

Disamping itu, Mantan Kapolri ini menjelaskan, kekosongan posisi Sekjen Kemendagri harus segera diisi, mengingat jabatan itu sangat penting.

Tito menganalogikan jabatan tersebut serupa jantung bagi Kemendagri.

Menurutnya, keberadaan Sekjen sangat dibutuhkan dalam membantu pelaksanaan tugas seorang Menteri.

Terlebih, di Kemendagri tidak ada jabatan wakil menteri, sehingga Sekjen menjadi orang kedua setelah Mendagri.

“Untuk itulah saya tidak mau terlalu lama juga (jabatan Sekjen kosong), karena akan berat bagi saya sendirian,” ujar Tito.

Sementara itu, untuk menjalankan tugasnya sebagai Plt. Sekjen Kemendagri, Tito berpesan agar Suhajar dapat melakukan rapat tiap minggu membahas belanja komponen Kemendagri. Dia meminta agar belanja komponen terus dipantau dan dilihat siapa yang paling rendah angkanya.

Langkah itu dilakukan agar belanja komponen hingga akhir tahun, tidak lebih rendah dari tahun 2020.

Ia berharap, dengan adanya Plt. Sekjen Kemendagri kegiatan organisasi dapat tetap berjalan.

Dirinya juga meminta agar semua pihak bisa mendukung pekerjaan yang dilakukan Plt Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro. (JS)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed