November 30, 2021
oleh

Pemkab Lingga Sambangi Kantor BWS Sumatera IV. Bahas Program Pusat Bangun Irigasi di Panggak Darat

 

Rakor bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera IV tersebut diinisiasi oleh Bappeda Provinsi, Selasa (12/10).

Nizar menyebut, maksud dan tujuannya ke Kantor BWS Sumatera IV, adalah sebagai upaya jemput bola terkait pembangunan di Kabupaten Lingga. yang salah satunya membawahi PUPR adalah BWS Sumatera IV dan Balai Pelaksana Jalan Nasional. karena melihat kondisi dari asumsi APBN 2022 yang diprediksi akan ada pengurangan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus yang sangat signifikan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami melakukan upaya jemput bola seperti ini, agar pembangunan di Kabupaten Lingga tetap ada,” kata Nizar melalui rilis yang diterima media.

Nizar mengucapkan terimakasih, kepada BWS atas atensinya membangun di Kabupaten Lingga, seperti beberapa program pembangunan irigasi, jalan Nasional seperti Pancur-Sungai Tenam, Jagoh-Dabo Singkep dan jalan menuju Sebayur.

“Kedepan kami tetap berharap adanya kegiatan- kegiatan lain di Kabupaten Lingga. Jika dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kendala teknis, pemerintah daerah siap untuk membantu mencari solusi, termasuk komitmen lainnya seperti pendampingan,” terangnya.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lingga, Novrizal mengatakan, hasil pertemuan tersebut pihak BWS Sumatera IV, berencana membangun kembali irigasi di Desa Panggak Darat, dengan anggaran kurang lebih Rp15 miliar di tahun 2022 mendatang pada tahap pertama.

Pemerintah daerah, jelas Novrizal, menyambut baik rencana tersebut. hanya harus menyiapkan lahan yang siap di jadikan irigasi. sebelumnya BWS juga telah membangun irigasi sawah di Desa Bukit Langkap, dan tahun 2021 tahap akhir penyelesaian pembangunan irigasi di Desa Kerandin.

“Sejauh ini kita sudah ada lahan, tinggal bagaimana memaksimalkan lahan tersebut,” paparnya.

Sementara kepala BWS Sumatera IV, Ir. Tuti Sutiarsih, menerangkan telah melakukan beberapa pembangunan di Kabupaten Lingga, termasuk embung dan irigasi. dan untuk pembangunan irigasi di sawah Desa Panggak Darat sudah masuk bagian prioritas tahun 2022.

Usulan kedepannya akan dibentuk komisi irigasi untuk perencanaan dan pengawasan program irigasi di daerah tersebut.

“Permintaan kami karena pemanfaatan masih minim, terutama irigasi yang masih minim perluasan cetak sawah,” ungkapnya.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepulauan Riau, Faizal menyebut, rencana program tahun 2022, pihaknya berencana membangun jembatan gantung di Desa Kerandin dan rencana duplikasi Jembatan Sergang.

Selain itu, kegiatan pemeliharaan rutin setiap tahunnya untuk jalan dan jembatan. jalan Nasional, Tanjung Buton-Pancur sepanjang 49.5 km dan jalan Jagoh-Dabo sepanjang 29 km.

“Mohon dukungan pemerintah daerah atas kesediaan lahan untuk jembatan gantung di Kerandin dan rencana duplikasi jembatan Sergang Darat,” tutupnya.(*zal)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed