oleh

DPRD Tanjungpinang Sikapi Tuntutan Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) Atas Sikap Walikota

KabarKepri.com, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, segera memanggil Aliansi Peduli Insan Pers (APIP). guna mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait Statment Walikota yang menyudutkan insan pers beberapa waktu yang lalu, Kamis (12/8/2021).

Sebelum nya, Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) Kota Tanjungpinang, telah melayangkan surat ke (DPRD), namun mengingat Tinggi nya Angka Covid-19, serta Pemberlakuan (PPKM) di Provinsi Kepri maka acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) baru bisa dilaksanakan, pada Senin (16/8/21) ini.

Demikian yang disampaikan oleh Koordinator Aliansi Peduli Insan Pers (APIP) Kota Tanjungpinang.Tengku Azhar yang didampingi langsung bersama Sekretaris Meydia Hendra Yani S.Sos, Mori, Azli Rais Anduspil, Muhammad Asyri dan Sudirman dalam jumpa Pers, di salah satu Warung Kopi Km 11 jalan ganet Kota Tanjungpinang.

“APIP Kota Tanjungpinang, sangat Mengapresiasi atas Sikap dan ResponĀ  DPRD yang telah memberikan perhatian kepada Media sebagai Mitra Pemerintah”

Menurut Ketua DPRR Kota Tanjungpinang Ibu Yuniarni Pustoko Weni yang diminta pandangannya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa peran Media terhadap Pemerintah, sangat dirasakan masyarakat, karena Media merupakan Corong dan perpanjangan lidah masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Selanjutnya Tengku juga menjelaskan bahwa kritikan yang disampaikan Media dalam sebuah pemberitaan, itu merupakan bahagian yang tidak bisa terpisahkan, antara Pemerintah dan Masyarakat dalam Membangun,”

Tentu, harapan kita bersama kedepan, dalam hal ini (APIP). Media juga dapat memberikan Peran Aktif nya, untuk Mengembangkan, Mengolah serta Mempublikasikan Pemberitaan dengan Baik, Berimbang dan Independen, sehingga Media mampu Menciptakan, Aura Positif ditengah-tengah masyarakat luas,

Tetapi hal tersebut jauh berbeda, dengan apa yang terjadi akhir-akhir belakangan ini, statment Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma S.ip, telah mengundang banyak perhatian Media, bahkan pernyataan walikota Tanjungpinang btersebut juga telah melukai perasaan Media.

Guna melanjutkan terkait perkembangan yang terjadi, akhirnya Aliansi Peduli insan pers (APIP) yang tergabung secara spontanitas, membawa persoalan tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang. untuk didengar langsung Permintaan Klarifikasi, terkait Statment Walikota tersebut.

Kebebasan Pers adalah Kemerdekaan buat Rakyat,” Tutup Tengku menjelaskan dalam jumpa pers di ganet. (JS)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed