Atma membantah ada permainan dalam proses Tender Proyek Pengadaan Baju Seragam Sekolah Kota Tanjungpinang

45
0

Tanjungpinang, KabarKepri.com. Mengklarifikasi pemberitaan miring terhadap dirinya di sebuah media online terkemuka di Kepri menyangkut tender pengadaan Baju Seragam Sekolah dengan nilai kontrak Rp, 2.147. 334. 650,- (Dua miliar seratus empat puluh tujuh tiga ratus tiga puluh empat enam ratus lima puluh rupiah), Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata katakan, Sungguh saya pastikan, tidak ada KKN dalam proses tender tersebut.

Menurutnya Atma, Informasi yang menyatakan bahwa pemenang tender pengadaan Baju Seragam Sekolah CV. Mawwadah itu kepunyaan istrinya adalah berita Hoax.

“Info yang menyatakan CV. Mawwadah punya istri saya itu tidak benar, Istri saya saja tinggal di Tanjungpinang dan sekalipun belum pernah ke Makassar,” jawab Atma.

Selain itu, Direktur CV. Mawaddah adalah Seorang lelaki bernama Muhd. Syayyid Sumaga, SE.

“Kalau dia seorang kelaki dimana logika beliau itu sebagai istri saya,” jelas Atma lagi.

Atma juga memastikan tidak ada intervensi dari pihak-pihak manapun dalam tender pengadaan Baju Seragam Sekolah tersebut. Tender pengadaanya pun menggunakan mekanisme tender cepat dengan sistem LPSE.

Dengan mengunakan sistem LPSE sama sekali tidak memungkinkan terjadinya KKN antara penyedia, PPK dan atau Pokja Pemilihan, sistem yang diciptakan itu menutup bentuk intervensi dari pihak manapun,” terang Atma.

CV. Mawaddah dinyatakan sebagai pemenang melalui mekanisme lelang cepat oleh Pokja UKPBJ  dengan nilai penawaran Rp. 2.147. 334. 650 (Dua miliar seratus empat puluh tujuh tiga ratus tiga puluh empat enam ratus lima puluh rupiah).

Tidak ada yang kami tutup-tutupi terkait tender pengadaan Baju Seragam Sekolah ini. Mekanismenya pun jelas,” sebut Atmadinata Kadisdik Kota Tanjung pinang.

Dikutip dari media yang memuat berita miring Atma sudah memberikan hak jawab nya sebagai berikut :

Pertama, Tidak benar ada KKN dalam proses tender pengadaan tersebut, tidak ada KKN dengan seseorang atau sekelompok orang dari pihak manapun
Kedua,Tidak benar CV. Mawaddah yang memenangkan tender tersebut punya istri saya, istri saya tinggal di Tanjungpinang dan sekalipun belum pernah ke Makassar, Direktur CV. Mawaddah adalah Muhd. Syayyid Sumaga, SE
Ketiga, Tidak benar ada intervensi dari pihak jaksa atau pihak manapun dalam tender pengadaan tersebut.
Ke empat, Tender pengadaan tersebut menggunakan mekanisme tender cepat dengan sistem LPSE sehingga sama sekali tidak memungkinkan terjadinya KKN antara penyedia, PPK dan atau Pokja Pemilihan apalagi bentuk intervensi dari pihak manapun
Kelima, Bahwa benar melalui mekanisme lelang cepat CV. Mawaddah dinyatakan sebagai pemenang dengan  nilai penawaran Rp. 2.147. 334. 650;

Demikian disampaikan, terimakasih.(JS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here